Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki pasar yang besar serta salah satu dari dua puluh kekuatan ekonomi besar dunia (G20). Sebagai negara berkembang, Indonesia memerlukan investasi untuk mengembangkan kekuatan ekonomi yang didukung dengan kebijakan stratgis. Kebijakan pegelolaan sector keuangan negara menjadi bagian penentu percepatan laju pertumbuhan ekonomi Negara berkembang seperti Indonesia. Beberapa bulan terakhir keuangan Negara menjadi sorotan utama beberapa ekonom, alasannya tidak lain karena utang luar negeri naik mencapai 4.000 triliun, "Peningkatan utang terus berlanjut hingga APBN 2018 bulan Februari menembus angka Rp 4.034,8 triliun dan pada APBN 2018 mencapai Rp 4.772 triliun," INDEF (kompas.com). kondisi ini kemudian menimbulkan perdebatan berbagai kalangan (politisi, ekonomi dan masyarakat) sendiri. Maka dari itu penulis tergerak untuk sekedar memberikan pemahaman tentang bagaimana seharusnya sikap kita terhadap utang luar negeri yang naik ?...
A.
Latar belakang munculnya Knowlegde Mangement
Sejak
dahulu konsep pemasaran telah hadir untuk mendukung kemajuan pemasaran. Konsep pemasaran erat kaitannya dengan
kemajuan perusahaan dalam memasarkan produknya. Tetapi dalam perjalanan itu
terdapat kendala kendala yang dirasakan perlu pembenahan. Beberapa kasus
seperti perusahaan nokia yang dulunya sempat berjaya dengan produk handpone
yang ditawarkan. Tetapi perlahan muncul pesaing seperti blackberry sampai
muncul pesaing yaitu apple. Ditengah kondisi yang seperti itu nokia menyadari
satu hal yakni untuk mempertahankan produk terhadap pesaing yang ada dengan
pegembangan pengetahuan dan aset aset lain yang sifat non material.
IKUJIRO
NONAKA dengan hirotaka takeuchi sebagai
pemikir KM. KM itu sendiri merupakan penciptaan nilai tambah dengan
memanfaatkan aset aset intangible (Karl
– Erik). Dalam KM selalu melibatkan antara lain:
1.
Manusia : manusia merupakan sesuatu yang paling penting
karena manusia memiliki kemampuan untuk mengembangkan diri. Peran KM dalam hal
yaitu membuat knowlegde worker bukan worker. Di sini seseorang yang mempunyai
pengetahuan tentang suatu pekerjaan akan mengembankan pekerjaan itu secara
berkelanjutan.
2.
Infrastruktur : proses menangkap dan mengembankan
pengetahuan sehingga membentuk tenaga ahli organisasi sebagai fasilitator
terjadinya sharing dalam hal pengetahuan
3.
Proses : proses dalam berbagi pengetahuan menjadikan
pembelajaran untuk kegiatan tertentu sebelum dan sesudah melakukan suatu
kegiatan.
4.
Budaya : organisasi harus membentuk atau membiasakan budaya
manajemen pengtahuan
5.
Teknologi : penggunaan teknologi merupakan suatu solusi
pengatahuan maka dari itu organisasi harus mempertimbangkan pilihan teknologi
yang dipakai.
Adapun beberapa perusahaan yang berhasil menerapkan konsep Knowlegde antara lain sebagai berikut:
1.
Pt. Argon Medica
Berdiri
pada tahun 1980 di palembang, sumatera selatan, sebagai anak usaha dari Gruop Dexa
Medica, yang bergrak di industri farmasi. Penerapan KM pada PT. Argon Medica
yaitu pada explorasi pangsa pasar yang mendistribusikan produk bukan hanya
sekedar distribusi melainkan memberikan informasi dan rekomendasi terhadap
produk baru. Selalu siap melayani 24 jam untuk mengantar dan menjamin kualitas
produk terjamin. Organisasi yang berbasis pengetahuan jadi produk yang
dipasarkan sebelumnya harus diketahui manfaat dan fungsinya serta PT. Argon
Medica memberikan informasi tentang obat yang akan dijual.
2.
Mandiri
Mandiri
hadir sebagai hasil merger antara bank bumi daya, dagang negara, pembangunan
indonesia, dan bank exim. Resmi berdiri 2 oktober 1998 beroperasi pada
pertengahan 1999. KM yang diterapkan oleh Mandiri adalah
a.
Inovasi : pengembangan budaya continous improvement ke seluruh pegawainya. Pegembangan program
tersebut melalui lomba inovasi bagi setiap unit kerja.
b.
Sharing pengetahuan : saling berbagi pengetahuan untuk
pemecahan masalah yang ada. Mandiri mendorong pegawainya untuk membentuk
karakter diskusi tentang pengetahuan.
c.
Learning Organization : membangun organisasi pembelajar
untuk meningkatkan kapabilitas bank mandiri sebagai pendukung kerja bisnis bank
mandiri.
3.
Bank syariah
Bank
syariah merupakan bank dengan saham 99,99 % di miliki oleh bank mandiri. BSM
lahir tahun 1999 yang masih krisis dari tahun 1998. Pemanfaatan KM dalam bank
syariah melalui learnig organization diantaranya BSM melakukan pembelajaran
perpindahan dari corporate banking
menjadi retail banking. BSM juga
melakukan pengembangan di kalangan usaha mikro kecil yang ramah lingkungan dan
mendorong tumbuhnya UMKM. Dalam pengembangan KM bank syariah menerapkan sistem
kepemimpinan manajemen senior untuk pengembangan kemampuan pegawai guna
menghadapi kompetisi perbankan syariah. BSM sering terlibat dalam sharing
session guna berbagi pengalaman kerja.
4.
PT bank CIMB Niaga
Merupakan
bank hasil merger antara PT bank Niaga Tbk denag PT Lippo Bank resmi bergabung pada 1 november 2008. Penerapan
KM pada CIMB niaga adalah kemampuan untuk mengembangkan produk dan kemampuan
untuk berinovasi. Fungsi ini teraplikasi dalam 4 pilar pada CIMB niaga yaitu,
rekrument dan mempertahankan talenta, penghargaan kerja, mengembankan
kapabilitas leadership serta evektifitas organisasi guna membangun budaya kerja
yang sesuai. Selain itu CIMB niaga mengadakan suatu program berupa pelatihan,
sharing melalui pembelajaran bisnis. Six
sigma green belt, penyederhanaan progrma kerja dan meningkatkan
produktivitas karyawan. Memperkaya unit bisnis yang berbasis pengetahuan.
5.
Universitas bina nusantara
Universitas
bina nusantara merupakan kursus komputer bernama modern computer course (MCC)
oleh Josept Wibowo dan Widia Soerjaningsih pad 21 oktober 1974. Kursus ini berlokasi
di garasi rumah di Jl, Makaliwe 1 no 10 Grogol Jakarta Barat. Penerapam KM
dalam BINUS yaitu menciptakan budaya organisasi yang berbasis pengetahuan dan
menciptakan organisasi pembelajar. Untuk mewujudkan hal tersebut BINUS
mengembankan visi dan misi organisasi yang berbasis pengetahuan.
6.
PT Adicipta mustika (DAM)
PT Adicpta
Mustika merupakan distributor utama penjualan sepeda motor dan suku cadang di
Jawa Barat. DAM menerapkan KM dalam bentuk inovasi dari KM itu sendiri. DAM
mula mula membuat suatu sistem untuk memecahkan masalah oli yang berceceran di
lantai maka dari itu muncul program SS (sugestion
system) yang berfungsi untuk shraring kepada karyawan mengenai pengetahuan
ini, karyawan bisa menuangkan ide ide dalam program ini. Peran penting KM dalam
DAM tidak lain pemaksimalan modal intelektual manusia dengan melakukan focus group discussion dan survey. Hal lain yang dilakukan oleh DAM
adalah mendorong karyawan untuk mengikuti improvement
training dan improvement project.
DAM juga menerapakan KM dalam bentuk pemaksimalan nilai dari modal intelektual
7.
PT federal international finance
FIF di di
dirikan pada 1 mei 1989 dengan nama PT mitrapustaka artha finance. Perusahaan
ini bergerak dibidang sewa guna usaha, anjak piutang, dan pembiayaan konsumen.
Pada tahun 1991 Mitrapustaka mengganti nama menjadi PT Federal International Finance
(FIF). Kunci keberhasilan FIF adalah dengan kemampuan menciptakan budaya
perusahaan yang di dorong oleh pengetahuan. Untuk mencapai keberhasilan
tersebut, FIF merumuskan visi misi dan tata nilai serta menyebarkan ke setiap
lini. Visi misi ini bukan hanya di pegang oleh satu pihak saja tetapi berlaku
juga kepada karyawan dan dealer dealernya. Beberapa strategi yang dilakukan
oleh FIF yaitu Winning consept, Winning system, Winning people. Untuk winning consept FIF menerapkan sebuah
konsep TEAM yang memudahkan semua lini untuk bekerja yang bersifat sederhana
dan mudah di ingat. Winning system suatu
standarisasi yang di tetapkan oleh FIF yang berisi petunjuk pelaksanaan konsep
maupun teknis. SOP ini hanya bisa diakses melalui portal berbasis internet. Winning people di lakukan dengan
mengadakan kompetisi pada setiap karyawan melalui training dan learning
development. Penerapan KM yang berhasil bagi FIF dengan pembentukan learning organization dan knowledge sharing baik secara virtual
maupun tatap muka dengan menggunakan media lainnya. STONER sebagai media untuk
sharing tatap muka seluruh karyawan untuk memecahkan suatu permasalahan dan
penerapan inovasi.
8.
PT GMF AeroAsia
GMF
AeroAsia dimulai pada tahun 1949 sebagai devisi teknik Garuda Indonesia
Airlines. Tugas utama yaitu merawat pesawat pesawat milik garuda. Garuda tumbuh
dan berkembang menjadi Garuda Facility Support Center dengan tujuan
memaksimalkan peran dan distribusi. Kunci kesuksesan GMF adalah dengan learning Organization dimana karyawan
dapat belajar untuk sharing mengenai pengetahuan yang di miliki. GMF juga
menyediakan situs web resmi yang berfungsi untuk mempermudah akses informasi dan
mengadakan pelatihan pelatihan untuk karyawanya. Dengan strategi tersebut GMF
dengan mudah mengembangkan modal intelektual bagi karyawanya. Penerapan KM
dalam GMF yaitu memaksimalkan nilai modal intelektual pada Karyawan guna
menciptakan pengetahuan untuk bekerja.
9.
PT Medcoenergi
Medco
merupakan perusahaan energi nasional yang memperkerjakan 99 % pekerja lokal.
Medco berdiri pada tahun 1980 oleh arifin panigoro, lulusan fakultas teknik ITB
jurusan elektro. Arifin memulai usaha dari bawah sejak mendapat kepercayaan
dari pertamina untuk pemasangan pipa yang berdiameter kecil. Kemampuannya terusa
berkembang ketika Arifin sering terlibat dengan proyek besar di sumatera
selatan pada tahun 1980. Dengan dukungan pertamina dan pimjaman dari bank
indonesia, Arifin mengakuisisi ladang minyak tua di sumatera milik PT Stanvac
dan berhasil mangambil alih saham perusahaan 100 % dari PT. Stanvac. Langkah
ini merupakan yang terbesar karena mengambil alih perusahaan beserta 460
karyawan berpengalaman. Strategi yang diterapkan medco untuk tetap bertahan
adalah dengan program akuisisi para Knowledge
pekerja senior untuk pekerja yunior, ini bertujuan untuk mengurangi kesenjangan
pengatehuan antara pekerja senior maupun yunior. Dalam penerapan KM PT medco
dinilai unggul dalam hal leadership,
sharing knowledge, dan learning.
a.
Leader : PT medco berkeyakinan bahwa setiap pekerja adalah knowledge worker dan manajer adalah knowledge worker, atas keyakinan itu
setiap insan di PT Medco bertanggung jawab melakukan akuisisi, mengelola dan
mengembangkan pengetahuan yang mereka miliki. Dalam hal pengembangan
pengetahuan leader PT medco membuat
suatu program training yang mengaharuskan para pemimpin pemimpin mengikuti
training dan hasil dari training itu disimpan dalam suatu penyimpanan yang di
sebut dengan knowledge repository,
dan program Leadership devolepment
program (LDP) yang dirancang untuk melahirkan pemimpin pemimpin masa depan
di PT Medco.
b.
Knowledge Sharing : menyediakan berbagai fasilitas untuk
menciptakan lingkungan berbasis pengetahuan misalnya, dukungan terkait TI
seperti MedcoEnergi Portal yang didalamnya menyediakan berbagai fasilitas yang
mempermudah akses pengetahuan. Perangkat ini dirancang untuk sharing
pengetahuan memakai perangkat lunak Microsoft Share Point yang mempunyai
kemampuan menghemat bandwith tanpa
mengurangi kualitas dari data dan gambar. Aktivitas sharing ini tak hanya
dilakukan di internal perusahaan tetapi juga sharing dengan eksternal
perusahaan. Untuk peningkatan aktivitas sharing PT medco memberikan dukungan
dalam bentuk pelatihan untuk meningkatkan keterampilan dalam membuat konsep knowledge sharing. Beberapa hasil dari
pelatihan tersebut antara lain kemampuan presentasi, storytelling, kemampuan
menulis, dan mind mapping.
c.
Learning organization : dalam pembelajaran organisasi PT
Medco melakukan beberapa cara antara lain :
1.
Mendesain problem solving secara sistematis
2.
Belajar dari pengalaman masa lalu
3.
Belajar dari best pratices
4.
Melakukan uji coba dengan pendekatan baru
5.
Cepat sebarluaskan pengetahuan ke seluruh jajaran organisasi
Guna mendorong semangat belajar,
MedcoEnergi menganjur kepada seluruh manajer untuk memberikan kesempatan kepada
seluruh pekerjanya jangan takut salah asal jujur. Maksudnya adalah pekerja di
persilahkan bekerja dengan pengalaman sendiri dan di tuntut untuk bereksperimen
yang kalau salah tidak akan di kenakan sanksi. Akan tetapi kesalaha kesalahan
yang terjadi sebisa mungkin dapat di kendalikan.
10.
PT pembangkit Jawa Bali
Pada
Oktober 2012 terjadi ganggunan pada generator Paiton 2. Gangguan ini baru
pertama kali di alami oleh PT. Pembangkit Jawa Bali jika perbaikan dilakukan
oleh vendor maka ada jeda waktu kurang lebih 7 bulan tidak beroperasi dan
kerugian yang di timbulkan. Langkah yang di tempuh oleh PT pembangkit Jawa Bali
adalah dengan Discussion Group untul memecahkan masalah generator, hasil dari
diskusi itu bahwa perbaikan harus dilakukan oleh karyawan sendiri dan di atasi
secara cepat. Di dukung dengan karyawan lebih dari 2.000 MSDM yang memiliki
pengetahuan, kemampuan, dan gaya kepemimpinan serta mampu beradaptasi dengan
berbagai perubahan merupakan aset berharga yang di milki oleh PT. Pembangkit
Jawa Bali.
Sejarah
bermula pasca kemerdekaan, pemerintah mendirikan perusahaan listrik dan gas,
1965 perusahaan di bagi dua yakni perusahaan listrik negara (PLN), dan perusahaan
gas negara (PGN). Pada 3 Oktober 1995, PLN membentuk dua anak perusahaan untuk
mengelola pembangkit listrik yang memasok energi listrik di wilayah jawa dan
bali. Dalam hal meraih kesuksesan PT Pembangkit Jawa Bali (PJB) melakukan
transformasi paradigma operator menuju paradigma entrepreneur yang bukan hanya
menekankan pada aset fisik tetapi
mengutamakan aset non fisik (MSDM), pengetahuan, dan capital. PJB menyadari
pentingnya sebuah pengetahuan untuk menjalankan operasional kegiatan perusahaan.
PT
Pembangkit Jawa Bali mengirimkan karyawan untuk mengikuti pelatihan di amerika
serikat, chicago hasil usaha itu empat karyawan memperoleh penghargaan CMRP ( certifiet maintenance and realibility
profesionals ) dan SMRP ( society for
maintenance and realibility profesionals ).
11.
PERTAMINA
Para
penelis Indonesian Most Admired Knowledge Enterprise (MAKE) menilai bahwa
PERTAMINA memiliki keunggulan dalam mengembangkan budaya perusahaan antara lain
:
a.
Budaya berbasis pengetahuan
Pengembangan yang di awali oleh perumusan visi dan misi
yakni menjadi perusahaan minyak kelas dunia. Seiring perkembangan PERTAMINA
mengubah visi dan misi yakni menjadi perusahaan energi kelas dunia. Untuk itu
PERTAMINA mengembangkan sumber sumber energinya, tidak bergantung pada Gas
saja. Untuk mengembangkan alternatif tersebut, PERTAMINA butuh pengetahuan
terlebih dahulu. Implementasi KM di awali dengan peluncuran KOMET yang dikelola
oleh tim knowledge pertamina. KOMET
bertugas untuk melestarikan aset perusahaan berupa pengetahuan, keterampilan,
dan pengalaman operasional yang dimiliki individual para pemimpin dan pekerja.
b.
inovasi menghasilkan produk/jasa/solusi yang berbasis
pengetahuan
pertamina berhasil menciptakan program inovasi dan
improvement perusahaan melalui kegiatan Continuous Improvement Program (CIP).
CIP memiliki berbagai program keunggulan untuk mengembangkan kemampuan
pekerjaannya dalam menyelesaikan permasalahan dan ide inovasi salah satu
melalui workshopl pelatihan CIP. Pelatihan CIP akan di bekali dengan konsep
Plan ( pemunculan ide ), Do ( implementasi ), Check ( monitoring ), Action ( di
lakukan standarisasi sebagai prosedur internal perusahaan. (PDCA) sebagai dasar
pelaksanaan program CIP.
c.
Modal Intelektual
Pertamina mendefenisikan modal intelektual menjadi tiga
kategori : human Capital, enterprise capital, customer capital. Dari sisi human
capital Pertamina melakkukan evaluasi dan monitoring SDM contoh melalui program
My Site di dalamnya terdapat diskusi guna peningkatan kompetesinya yang
terdapat dalam portal KOMET. Lalu untuk enterprise, pertamina mengelola STK (
Sistem Tata Kerja ) di dalam Website Intra-Pertamina, sistem manajemen, HAKI,
dan yang paling utama adalah pengelolaan aset pengetahuan berdasarkan formula
aset pengetahuan. Dengan modal intelektual, kini pertamina mampu menigkatkan
bisnisnya di energi panas bumi, mengakuisisi beberapa blok di dalam negeri dan
juga pertamina mampu menggulirkan produk produk yang lebih baik dan ramah
lingkungan dalam memberi kepuasan pelanggan.
d.
Knowledge sharing
KOMET memfasilitasi kegiatan Sharing di seluruh init bisnis
dan anak perusahaan melalui berbagai aktivitas KOMET yang dibagi dalam
aktivitas online dan offline. Pendekatan offline di lakukan dalam bentuk round
table atau forum diskusi. Dalam forum KOMET pekerja diminta untuk aktif
mempersentasikan hasil pembelajaran, pemecahan masalah, pengalaman sukses dan
permaslahan lainnya.
Pendekatan online dikelola melalui sebuah sistem informasi
pengelolaan aset pengetahuan terintegrasi yang bernama portal KOMET. Para
pengunjung sistem dapat memfaatkan aplikasi My Site yang berisi pengetahuan
yang bisa di jadikan refrensi bagi para pekerja lainnya.
Salah satu kunci sukses dari Knowledge Sharing yang dikembangkan KOMET adalah budaya “paksa
rela” yang bertujuan untuk masing masing divisi memberikan pengetahuan kepada
divisi lainnya yang dijadikan sebuah kebutuhan informasi bagi karyawan.
12.
PT PLN ( persero )
PT PLN
diawali dengan pembentukan tenaga listrik untuk pabrik gula dan teh pada akhir
abad 19 belanda memperluas dengan menyediakan listrik untuk umum. Kisah listrik
di indonesia juga mengiringi sejarah berdirinya negara republik indonsia yang
heroik karena beberapa kali berganti kekuasaan maka pada tanggal 17 agustus
1945 perusahaan diambil alih oleh pekerjanya dan di serahkan pada negara
indonesia yang baru diproklamirkan. 27 oktober 1945 presiden sukarno membentuk
jawatan listrik dan gas dengan kapasitas pembangkit sebesar 157,5 MW. Sementara
awal 2013 terpasang PLN 45.000 MW dengan wilayah usaha dari sabang sampai
marauke dan dijalankan oleh lebih dari 40.000 karyawan dengan aset Rp. 544
triliun yang merupakan aset fisik terbesar dilingkungan BUMN.
Pada
awalnya ada dua cara yang ditempuh PLN dalam upaya menguasai pengetahuan
ketenagalistrikan baik mengola sistem pembangkit maupun transmisinya. Masalah
PLN adalah sebagai hak monopoli yang artinya sebagai satu satunya perusahaan
listrik yang ada di indonesia, jadi PLN tidak bisa belajar dari perusahaan
sejenisnya yang ada di indonesia. PLN belajar dari kontraktor asing yang
menangani proyek milik PLN. Dann untuk transmisi PLN belajar ke luar negeri
pada tahun 1985, PLN mengirimkan sejumlah SDM ke Prancis untuk belajar sistem
transmisi, pengendalian dan pengaturan listrik selama enam bulan sampai 1
tahun.
Dalam
menmebangkan usaha PLN menerapkan KM dalam bentuk sharing knowledge dan
learning organization. Penularan pengetahuan dapat di tempuh dengan cara mengirimkan
SDM belajar keluar kemudian setelah kembali presentasi pada perusahaan mengenai
ketenagalistrikan seperti pada tahun
2003, Nur Pramudji di kirim ke Singapure untuk meraih Master of Public Management untuk mengembangkan manajemen SDM
berbasis kompetensi sejak itu PLN mulai melakukan pemetaan SDMnya.
PLN membagi
penerapan KM-nya dalam tiga periode.
1.
Pada tahun 2008-2009 di sebut strategi bertahan. Pada tahap
ini PLN membangun kesadaran akan pentingnya berbagai pengetahuan dan sekaligus menyiapkan
pernagkat.
2.
Pada tahun 2010-2011 disebut strategi stabil. Di sini
menerapkan KM ke dalam proses bisnis dan sekaligus mengembangkan pernagkat
perangkat untuk melakukan kolaborasi.
3.
Pada tahap ketiga PLN menerapkan srategi bertumbuh, di sini
PLN mulai memanfaatkan KM untuk mendorong inovasi secara berkala melakukan
forum inovasi, pameran karya inovasi, dan seminar sebagai sarana pembelajaran
antarunit maupun antarindividu. Inovasi PLN terbagi dua yakni di tingkat
korporasi dan tingkat pegawai.
13.
SMART
PT sinar
mas argo resources technologi (SMART) di dirikan pada tahun 1962 dan terdaftar
di bursa efek indonesia pada tahun 1992. SMART merupakan salah satu perusahaan
publik produk konsumen berbasis kelapa sawit yang terintegrasi dan terbesar
diindonesia dengan penjualan bersih sebesar Rp. 27,5 triliun dan laba yang
dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebsar Rp. 2,2 triliun pada
akhir tahun 2012.
Aktivitas
utama SMART adalah dengan penanaman dan pemaneman pohon kelapa sawit,
pengelolaan menjadi minyak kelapa sawit, dan inti sawit serta pemrosesan CPO
menjadi produk industri dan konsumen seperti minyak goreng, margarin, dan shortening. Penanaman kelapa sawit
dilakukan di wilayah yang luasnya 138.200 hektar, termasuk plasma, dan 15
pabrik pengolahan TBS menjadi CPO dan PKO dengan kapasitas 3,9 juta ton per
tahun. CPO di proses menjadi produk yang bernilai tambah, baik curah, industri
maupun bermerek, melalui pabrik hilir dengan kapasitas 2 juta ton pertahun. PKO
diproses di pabrik inti sawit dan bingkil inti sawit yang memiliki nilai tambah
tinggi.
Penggambaran
aplikasi KM pada SMART dengan ilustrasi pohon yang memiliki bagian utama yakni,
akar batang, dan daun. Biasanya Perhatian perusahaan terpusat pada bagian atas
permukaan seperti batang dan daun terutama buah yang dihasilkan. Padahal batang
tidak kuat ketika tidak memilki akar yang kokoh, kemudian daun dan buah tak
rimbun ketika akar tidak bisa mencari nutrisi dengan baik dalam tanah.
KM yang
diterapakan oleh SMART di ibaratkan sebagai akar yang menjadi sumber
penghidupan bagi sebuah pohon. Peran KM di SMART dengan mengoptimalkan perna
pengetahuan melalui KM, SMART mendesain sebuah sistem guna menjadikan
perusahaanya sebagai organisasi organisasi pembelajar secara sistematis.
Aplikasi KM diterapkan dalam tiga strategi yakni BRAIN (businees, review analysis, improvement, intelegence) sebagai mesin
perubahan dan pembelajaran di smart, yang berfokus pada komponen penggerak
strategis dan internalisasi tata nilai.
Cara kerja
sistem ini adalah mereview untuk mencari informasi di daerah SMART yang perlu
diperbaiki yang kemudian dimasukkan dalam businees analysis untuk dicari akar
dari permasalahannya. Hasil perbaikan ini secara terus menerus dan akan di
share agar dapat di aplikasikan ke setiap lini. Dalam melakukan pembelajaran
SMART berfokus pada komponen utama yakni sistem, manusia, dan budaya. Untuk itu
dilakukan internalisasi nilai nilai guna menciptakan kesamaan persepsi dan
sinergitas untuk mencapai tujuan bersama. Dalam mempercpat internalisasi nilai
dilakukan training dan pelatihan yang ditujukan kepada karyawan baru dan
penerbitan buku panduan yang berisi prilaku dari nilai itu.
Agar
berdampak baik bagi perusahaan pengetahuan itu perlu ditindak lanjuti sampai
tingkat operasional dengan inisiatif progrma KM yang di intergrasikan dalam
program SMART BLESSINGS yang dirancang secara unik dan sistematis untuk
kebutuhan belajar perusahaan. Beberapa contoh program blessings
a.
SMART COIN, meruapakan wadah implementasi seluruh continuos
improvement dan inovasi di perusahaan. Program yang sudah beroperasi pada tahun
2002 berhasil menggerakkan semua karyawan level bawah sampai dengan top
management untuk terus melakukan perbaikan secara terus menerus.
b.
ICON ( Integrated CONference) wadah sharing pengetahuan
antar karyawan ditingkat regional, perkebunan sinar mas, dan perkebunan seluruh
indonesia. Hasil dari program ini adalah hasil sharing akan dituangkan dalam
bentuk paper yang kemudian di presentasikan.
c.
SMART COMMANDER ( coaching of middlr management and officer)
merupakan wadah yang diresmikan oleh SMART pada 23 mei 2006, untuk multiplikasi
pengetahuan, sharing dan leadership untuk pimpinan proyek dan program officer
dari program improvements.
d.
BRAIN newletter yang menjadi media informasi dan komunikasi
internal perusahaan khsususnya untuk konten terkait dengan perkembangan
pembelajaran yang ada di organisasi.
Dari sejumlah ilustrasi tersebut tampak bahwa KM memainkan
peranan sangat penting dalam perkembangan aset intanggible di SMART, terutama
dalam pengembangan pekerja berpengetahuan dan menciptakan oerganisasi
pembelajar.
14.
TELKOM Indonesia
Dulu TELKOM
sebagai penyedia jasa telpon tetap yang melayani keluhan para pelanggan namun
TELKOM terus berkembang hingga masuk kepada bisnis seluler melalui anak
usahanya telkomsel, namun ditengah persaingan yang sangat ketat TELKOM
memutuskan untuk melakukan transformasi ke bisnis yang baru yaitu TIMES
(telekomunikasi, informasi, media, edukasi dan services).
Sejarah
TELKOM dari tahun 1882 berdiri sebuah badan swasta penyedia layanan pos dan
telegraf yang kemudian di konsolidasikan pemerintah belanda dalam POST TELEGRAF
TELEPON (PTT). Pada tanggal 23 Oktober 1856, dimulai pengoperasian layanan jasa
telegraf elektromagnetik pertama yang menghubungkan jakarta ke bogor dan pada
tahun 2009 ditetapkan sebagai hari lahir TELKOM.
Pada tahun
1961 berubah menjadi perusahaan negara pos dan telekomunikasi (PN Postel).
Kemudian pada tahun 1965, PN Postel dipecah dua menjadi perusahaan negara pos
dan giro (PN pos dan Giro) dan perusahaan negara telekomunikasi (PN
Telekomunikasi) dan berubah nama menjadi perusahaan umum telekomunikasi
(Perumtel) tahun 1974. Perumtel menyelengarakan jasa telekomunikasi nasional
dan internasional. Tahun 1980, pemerintah RI mengambil alih seluruh saham PT
Indonesian Satelite Corporation (indosat) yang kemudian dijadikan BUMN yang
mengembangkan jasa telekomunikasi internasional, terpisah dari perumtel. Pada
1991 perumtel bermetamorfosa ke Persero telekomunikasi indonesia berdasarkan PP
no.25/1991. Langkah besar Telkom pada tanggal 14 November 1995 BUMN melakukan
dua listing pertama di bursa efek dan sejak itu saham Telkom tercatat dan
diperdagangkan di bursa efek indonesia dan selanjutnya juga diperdagangkan di
bursa saham di London dan Tokyo dengan jumlah 933 juta lembar.
Penerapan
KM dalam Telkom terutama dalam perannya proses transformasi budaya yang
berhasil melaksanakan atau menciptakan budaya organisasi yang berorientasi pada
pengetahuan karena seiring perkembangan prilaku pelanggan cenderung berubah
yang memaksa Telkom untuk beradaptasi dengan kondisi tersebut yang membuat
kesadaran Telkom untuk memilihara budaya pengetahuan. Agar pelanggan tidak
berpaling telkom menetapkan empat pilar transformasi yaitu transformasi bisnis,
infrastruktur dan sistem informasi, human
resources, dan budaya. Telkom paham bahwa transformasi budaya merupakan
pondasi kesuksesan bagi perusahaan karena merupakan ruh dalam menjalankan
organisasi.
Untuk
transformasi budaya, KM memainkan peran penting dalam pengembangan pengetahuan
pekerjaan melalui kepemimpinan teladan dan manajemen senior. Dalam pandangan
Telkom menjalankan budaya bukan tanggung jawab satu orang atau unit tertentu
tetapi semua unsur dalam perusahaan. Sebagai perusahaan yang berbasis
pengetahua, Telkom menyelenggarakan pelatihan untuk mengembangkan gaya
kepemimpinan sesuai dengan portofolio bisnis TIMES, mulai dari level bawah
sampai dengan level atas manajemen.
Wujud nyata
kepemimpinan senior dalam komitmen dalam pengembangan pengetahuan para pekerja
adalah menempatkan SDM sebagai pusat keunggulan yang mengarahkan menjadi Great Leader dan Great People dengan mendorong pegawai terbaiknya memiliki standar
global melalui beberapa sertifikasi yang sesuai dengan lingkungan bisnis
perusahaan.
Untuk
mencapai standar global, Telkom mengirimkan karyawannya ke luar negeri melalui Global Talent Program untuk melakukan businees initiatives maupun job assigment di perusahaan lokal.
Berkat kekuatan knowledge workers
dengan budaya perusahaan yang adaptif dan teladan kepemimpinan senior kini
Telkom mampu melayani produk barang dan jasa yang sesuai dengan ekspektasi
pelanggan.
15.
TIGARAKSA SATRIA
Merupakan
satu perusahaan distribusi Fast Moving
Consumer Group (FMCG) terbesar distribusi menyebar ke indonesia. Perusahaan
yang awalnya adalah unit usaha yang menangani penjualan dan distribusi barang
konsumsi pada group tigaraksa sebuah kelompok usaha yang didirikan oleh
keluarga Widjaja. Pada tahun 1987, pemegang saham memutuskan untuk spin-off
unit usaha penjualan dan distribusi dengan membentuk suatu perusahaan yang
terpisah. Maka pada tahun 1988 berdirilah PT Tigaraksa Satria perusahaan yang
secara khsusus menangani bisnis penjualan dan distribusi FMCG. Pesatnya
perkembangan membuat TRS maju pada bursa efek indonesia pada tahun 1990. Dan di
tahun 2012 TRS mencatat penjualan sebesar Rp 7,5 Triliun melalui 34 cabang yang
dimilkinya.
TRS
menyadari bahwa dalam era ekonomi pengetahuan ada tiga aspek penting yang perlu
dikelola dengan seruis yakni teknologi informasi, SDM dan proses yang semua
diorientasikan pada kepuasan pelanggan. Terkait dengan informasi pada tahun
2004 TRS mangaplikasikan solusi enterprise
resources planning (ERP) yang bertujuan utnuk mengumpulkan informasi atau
data. Dengan data itu para karyawan di TRS dapat mengambil keputusan dengan
cepat dan tepat.
16.
TOYOTA
Toyota
didirikan pada 12 April 1971 dengan kepemilikan saham terdiri dari 51% Astra Internasional
dan 49% toyota. Pada tahun gaya motor mulai merakit mobil merek Toyota meski
juga merakit mobil merek lainnya. Meningkatnya penjualan mobil membuat gaya
motor kesulitan dalam memenuhi permintaan TAM maka Toyota pun berkeinginan
untuk mempunyai pabrik sendiri dan pada tahun 1973 mendirikan PT astra kemudian
mendirikan PT toyota.
Langkah
terbesar TAM dan Toyota di industri otomotif indonesia ditandai dengan
didirikannya pabrik perakitan mobil yang berskala besar dan modern, di karawang
jawa barat. Perbaikan terus menerus dilakukan Toyota baik untuk produknya
maupun perluasan jaringan pemasaran dan pelayanan. Inovasi produk ditambah
dengan jaringan pemasaran dan pelayanan membuat mobil Toyota mendapat respon
positif dan di terima kalangan masyarakat. Hingga Mei 2013, menguasai sekitar
36,2% pangsa pasar.
Titik
krusial TAM dalam bisnis terletak bagaimana dealer bisa memenuhi kebutuhan
pelanggan. Pelanggan ingin mendapat produk yang berkualitas dan mencari
informasi tentang produk dan mendapatkan produk itu dengan mudah dan cepat.
Proses ini lah yang dilaksanakan oleh Toyota. Dalam penerapannya Toyota memulai
dengan menerapkan konsep Knowledge
culture budaya pengetahuan. Konsep ini bahkan sudah diterapkan oleh TAM
sejak fase rekrument, pengembangan SDM, dan jaringan suppying chainnya. TAM juga menerapkan berbagi pengetahuan dengan
mengirimkan karyawan pekerjaan dengan perusahaan sejenis yang berada diluar
negeri. Disisi lainnya TAM rutin melakukan pelatihan dan training kepada
karyawan yang sesuai dengan standar operasional perusahaan yang berbasis
pengetuan.
Aplikasi KM
di TAM di jadikan pondasi untuk menyusun winning
consept, winning team, dan menjadi winning
system dan akhir winning company.
Dri sisi konsep TAM mendesain nilai inti dan visi misi perusahaan yang merupakan
landasan penggerakan perusahaan.
Untuk
menyusun winning team mendasari
dengan tiga strategi yakni, HR management
system, company people, development, dan supply chain knowledge development
dan konsep ini berlaku sampai kepada dealer dealernya.
17.
UNILEVER
Inovasi
mewarnai setiap lnagkah unilever dengan di mulai perkembangan margarin tahun
1930 hingga tahun 2012 mengularkan pasta gigi dengan teknologi optical-effect
yang membuat gigi lebih putih dengan formulasi HAP untuk membantu mengatasi
gigi sensitif. Inovasi bagi unilever merupakan penggerak pertumbuhan inilever
yang merupakan urat nadi kehidupan untuk bisnis unilever. Menurut data unilever
berhasil mendaftarkan 250 sampai 350 hak paten setiap tahunnya berfokus pada
global dan regional serta beberapa tim implementasi kecil yang memberdayakan
sumber daya yang ada demi membawa inovasi yang lebih baik kepada pasar yang
lebih cepat.
Langkah
unilever terus berkembang di belahan dunia bermula pada tahun 1885 memproduksi
sabun cuci merek sunlight, bisnis ini terus berkembang dengan varian produk
yang berbeda. Di indonesia unilever memulai operasinya di jakarta pada 5
desember 1933 yang memproduksi sabun dan pada tahun 1936 memproduksi margarin
dan minyak goreng kemudian pada tahun 1941 dilakukan diversifikasi dengan
produk pasta gigi dan produk wajah lainnya.
Peristiwa
penting pada 1964 pemerintah malakukan nasionalisasi pada perubahan perusahaan
belanda yang kemudian unilever diambil alih oleh pemerintah RI. Namun pada
tahun 1967 dikembalikan pada unilever dengan status menjadi perusahaan
penanaman modal asing (PMA). Dan mulai 1 september 1980, semua pabrik unilever
yang ada di indinesia digabungkan menjadi satu dan beralih menjadi PT unilever.
Agresivitas
bisnis unilever tidak terlepas dari kemampuan perusahaan itu mengelola SDM yang
senantiasa berani dan aktif berbagai pengetahuan. Unilever terus mendorong
perbaikan secara berkelanjutan untuk mengurangi kegagalan dan kemungkinan
meningkatkan potensi penghematan. Bagi unilever SDM merupakan salah satu pilar
aktivitas perseroan dengan memberikan kesempatan bagi karyawan untuk
mengembangkan profesionalisme, kehidupan kerja yang seimbang dan kemampuan
berkontribusi perusahaan. Unilever kini mengola 7.000 karyawan yang tersebar di
wilayah indonesia. Mereka aktif berbagi pengetahuan yang di dapat dan brand
yang ditanganinya.
Penyebaran
pengetahuan yang bersifat lokal tidak akan terjadi ketika ada sharing dan
berbagi ilmu antara sesama karyawan unilever. Para penelis Most admired Knowledge Enterprise (MAKE) menilai KM berperan
penting badi PT unilever inodensia terutama dalam menciptakan dan
mempertahankan lingkungan untuk berbagi pengetahuan yang memberikan stimulan
timbulnya inspirasi dan inovasi yang menjadi urat nadi perjalanan bisnis
unilever.
18.
United Tractors
Perkembangan
UT ditandai dengan diresponnya beberapa keluhan yang disampaikan dari lapangan
yang sering kali berbeda jauh dengan konsep yang telah ditetapkan salah satunya
dengan keluhan yang pelanggan terhadap supir tractor yang tidak mengoprasikan
alat berat dan mala supir yang bermalas malasan. Atas keluhan itu di ciptakan
sebuah alat untuk memantau operasional kerja alat berat di lapangan yang
bernama Komatsu Machine Tracking System
(KOMTREX) yang bisa dipasang alat beratnya. Cara kerja alat ini adalah
mendekteksi semua aktivitas tractor di lapangan yang berbasis satelit untuk
melacak posisi tractor berada dan mempu mematikan mesin dari kejauhan bila
tractor keluar dari jalur oprasional. Dengan kehadiran alat ini sangat membantu
bagi pengguna tractor lainnya seperti PT Nyalindung yang merasakan manfaat dari
alat pelacak KOMTREX yang merupakan solusi dan mampu melakukan penghematan
bahan bakar hingga 15%.
Komtrax
adalah salah satu solusi yang muncul dari keluhan pelanggan namun dengan
semangat inovasi UT, teknologi komtrax menjadi lebih dapat diimplementasikan
secara efektif dan terus memberikan added bagi kesuskesan bisnis pelanggan. PT
united Tractors (UT) bermula dari divisi alat berat PT Astra Internasional,
atas prakarsa William Soeryadjaya dan dua temannya Ir. Theodoer permadi dan Ir.
Benny Subinato yang membangun bisnis di mulai dari nol. UT terus mengembangkan
bisnis alat beratnya dengan berpatungan beberapa perusahan seperti Komatsu Ltd
dari Jepang, dan juga berhasil mendirikan PT United Tractors Pandu Engineering
(UTPE) yang bergerak dibidang rekayasa dan pabrikasi. Pada September 1989
berhasil menjual sahamnya ke bursa efek indonesia dan mengakuisisi saham milik
PT berau Coal yang bergerak dibidang pertambangan batubara.
UT kemudian
juga berpatungan dengan PT semen Gresik yang bergerak dibidang usaha
pertambangan batu kapur dan tanah liat yang menjadi bahan dasar pembuatan
semen.
Para
panelis MAKE terpukau dengan penerapan KM yang berhasil menciptakan budaya
perusahaan yang di dorong oleh pengetahuan yang merupakan kriteria pertama dari
MAKE. Dan salah satu unsur terpenting dari kriteria ini adalah dengan perumusan
visi dan misi dan berhasil mengembangkan tata nilai yang berbasis pengetahuan.
Pada tahun 2009 UT mencoba mengkristalisasi nilai dari pendirinya dengan
perumusan aset intangible menjadi
delapan nilai sekaligus menjadi brand yang kuat bagi UT yakni Solution yang
secara simple menggambarkan bahwa karyawan UT harus menjadi Solusi bagi
permasalahan pelanggan.
19.
PT Wijaya Karya
WIKA
merupakan hasil nasionalisme perusahaan belanda. Wika ini bergerak di bidang
usaha konstruksi bagunan beberapa proyek yang telah dikerjakan antara lain
konstruksi glora bung karno. Pada tahun 1972 WIKA beralih menjadi perseroan
terbatas yang menggarap proyek bendungan irigasi dan instalasi listrik untuk
proyek pembangkit listrik tenaga air di Asahan Sumatera Utara. Wika juga
ekspansi dengan mendirikan divisi divisi baru seperti konstruksi sipil, bangunan,
perumahan dan fasilitasnya, beton percetakan dan produk baja, konstruksi
industrial, energi dan perdagangan. Dengan perkembangan divisi tersebut WIKA
secara mandiri bisa maju dan terus berkembang sampai saat ini.
Pada ajang
MAKE, WIKA berhasil mendapatkan perhatian
karena sudah mampu melaksanakan budaya perusahaan yang berbasis pengetahuan,
WIKA mesti mendefenisikan atas visi dan misi yang telah dirancang dan
menyebarluaskan kepada komponen yang ada pada organisasi. Kemudian WIKA
menetapkan kompetensi inti perusahaan, srtuktur, mengembangkan nilai yang
berbasis pengetahuan, pengembangan perilaku, mendesain sistem pengetahuan, dan
mengola SDM yang berbasis pengetahuan.
20.
XL
PT XL
AXIATA TBK, didirikan pada tanggal 8 oktober 1989 dengan PT Grahametropolitan
Lestari yang bergerak dibidang perdagangan dan jasa umum. Kemudian pemindahan
saham milik Grahametropolitan Lestari dimiliki oleh pengusaha Peter Sondakh,
menjalin tiga kerjasama dengan investor asing. Nama Grahametropolitan Lestari
kemudian berubah menjadi PT Exclecomindo pratama (XL), dengan bisnis utama
penyedia layanan telepon dasar.
Pada 8
Oktober 1986, XL beroperasi secara komersial di jakarta, bandung, dan surabaya
yang menjadikan perusahaan tertutup pertama menyediakan jasa telepon dasar
seluler. September 2005 XL resmi tercatat dibursa efek indonsia. Saat ini XL
sebagai penyedia layanan telekomunikasi dengan cakupan jaringan yang luas
diseluruh indoensia melalui ritel dan pelanggan korporat.
Ketatnya
persaingan di bisnis telekomunikasi seluler memaksa XL harus mengerahkan semua
tenaga yang dimiliki untuk tetap bertahan di bisnis telekomunikasi. Untuk itu
XL menerapkan KM dalam bisnisnya yakni leadership,
inovasi dan costumer knowledge.
Leadership,
pentingnya peran kepemimpinan senior dalam menciptakan knowledge worker contoh dalam hal ini yakni Hasnul yang
mengembangkan gaya kepemimpinan demokratis. Pembentukan pengetahuan oleh Hasnul
dilakukan dengan berdiskusi langsung dan memberikan akses ke blog pribadi untuk
komunikasi secara langsung. Dan semua junior management di bebaskan untuk
berkreasi termasuk berdebat dengan Hasnul.
Secara
struktural, aplikasi KM di XL dipimpin oleh seseorang Chief Knowledge Officer
(CKO). Posisi ini dijabat oleh seorang VP Human Capital Development, yang di
bantu oelh tim KM dan knowledge advisor
yang beronggatakan para VP di lingkup Strategy,
finance, network dan jajaran manajerial lainnya. Sementara peran direksi
sebagai coach serta melakukan knowledge
sharing dan pengalaman dengan para pemimpin divisi yang ada dibawahnya.
Ada enam
elemen implementasi KM dalam XL yang diharapkan
yaitu selalu berusaha mencapai hasil yang lebih baik, diarahkan dengan
budaya sesuai contoh, kolaborasi antarbagian, penghargaan dan prestasi,
mengutamakan hasil, serta mengembangkan minat dan bakat dari internal dan
eksternal.
XL juga
mengembangkan Knowledge Leadernya
dengan mengadakan training dan monitoring, penerpan competency-based human resources management yang dikombinasikan dengan
strenght-based human resources management
serta melakukan recognized dalam
acara hari apresiasi pengetahuan yang digelar setiap tahunnya.
Inovasi, beberapa
inovasi yang dilakukan oleh XL adalah dengan pengetahuan ide bank yang
merupakan wadah berbagai fasilitas untuk menyalurkan ide ide menyediakan
fasilitas pembelajaran, praktek, serta mengembangkan berbagai alat teknik untuk
menangkap pengetahuan pelanggan, termasuk pengetahuan para pemasoknya. Salah
satu inovasi XL dibidang marketing adalah mengubah perinsip dari AIDA menjadi
AISAS. AIDA adalah singkatan Awarenes
Interest Deire Action yang sifatnya pasif untuk mencuri perhatian pelanggan
untuk melakukan pembelian produk XL. Sementara AISAS beperan aktif dalam
berinteraksi dengan pelanggan untuk membuat pelanggan tertarik dan mencari
informasi tentang produk XL dengan melakukan Aksi pembelian pada produk XL
kemudian akan di share kepada orang lain tentang produk yang di belinya. Untuk
mendukung program tersebut dibuat website www.xl.co.id dimana
pelanggan dapat memproleh informasi mengenai produk XL.
Costumer Knowledge, untuk menangkap pengetahuan pelanggan
XL menerapkan aplikasi yang berbasis solusi teknologi informasi (TI) seperti
aplikasi data minning. Aplikasi ini dirancang untuk memahami pola perilaku
pelanggan dan konsumen. Input yang didapat berupa masukan pelanggan yang
diterima oelh costumer services baik yang berupa rekaman oleh sistem maupun yang
terjadi dilapangan.
Kini dengan
bermodal pengetahuan tentang pelanggan XL bersiap meluncurkan produk produk
terbarunya sebagi suatu retensi yang berbasis data. Produk produk itu adalah
mobile advertising, mobile commerce, atau
e-commerce.

Comments